Studi Kasus: Pengaruh Terapi Murottal Qur’an Surah Al-Fatihah terhadap Tingkat Nyeri Anak Usia Sekolah pada Saat Pemasangan Infus di Ruang IGD RSUD Limpung
DOI:
https://doi.org/10.70378/y9f56413Keywords:
murottal Qur’an, Surah Al-Fatihah, nyeri anak, pemasangan infusAbstract
Pemasangan infus merupakan tindakan invasif yang sering menimbulkan nyeri pada anak usia sekolah, sehingga memicu kecemasan, penolakan tindakan, hingga risiko trauma psikologis. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh terapi murottal Qur’an Surah Al-Fatihah terhadap tingkat nyeri anak usia sekolah saat pemasangan infus di IGD RSUD Limpung. Desain penelitian menggunakan quasi experiment dengan rancangan posttest only non-equivalent control group. Sampel terdiri dari anak usia 7–12 tahun, dibagi menjadi kelompok intervensi yang diberikan murottal Qur’an ±5 menit sebelum dan selama prosedur, serta kelompok kontrol tanpa intervensi. Tingkat nyeri diukur dengan Numeric Rating Scale (NRS). Hasil penelitian menunjukkan kelompok kontrol mayoritas mengalami nyeri sedang (75%) hingga berat (25%), sedangkan kelompok intervensi mayoritas mengalami nyeri ringan (81,2%) dan sisanya nyeri sedang (18,8%). Analisis menggunakan uji Wilcoxon memperoleh nilai p = 0,000 (<0,05), yang berarti terdapat perbedaan signifikan tingkat nyeri antara kedua kelompok. Kesimpulan penelitian ini adalah terapi murottal Qur’an Surah Al-Fatihah efektif menurunkan intensitas nyeri anak saat pemasangan infus, mudah diterapkan, murah, dan tanpa efek samping, sehingga layak dijadikan intervensi nonfarmakologi dalam manajemen nyeri anak di rumah sakit.
Downloads
Downloads
Published
Issue
Section
License
Copyright (c) 2025 Jurnal Kesehatan Elisabeth

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.



